WARTABANGKA.ID – Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners, S.I.K., M.H menghimbau masyarakat kota Pangkalpinang agar ber hati – hati terhadap modus penipuan Dana Paylater.
Kapolres mengatakan penipuan dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan menghubungi korban melalui WhatsApp terkait pinjaman dana paylater.
“Modusnya, korban dihubungi melalui WhatsApp dengan pesan seolah-olah ada pengajuan pinjaman Dana Paylater yang sudah disetujui. Penipu bahkan menuliskan detail nominal, rekening penerima, dan instruksi konfirmasi agar terlihat meyakinkan,”ujarnya.
Lebih lanjut Kapolres mengungkapkan kika korban menanggapi dengan “bukan saya”, penipu akan mengarahkan korban untuk mengklik tautan pembatalan yang dikirim. Di dalam tautan tersebut, korban diminta memasukkan kode “refund”, yang sebenarnya adalah kode OTP.
“Begitu kode OTP diberikan, akun korban langsung bisa diambil alih, dan saldo maupun dana di aplikasi bisa terkuras habis oleh penipu,”jelasnya dalam release yang diterima wartabangka oleh Humas Polresta Pangkalpinang.
Kombes Pol Max Mariners menegaskan kepada warga Pangkalpinang CS resmi tidak pernah menghubungi via WhatsApp pribadi, Waspada terhadap pesan WhatsApp atau telepon yang mengaku dari Dana Paylater, terutama yang meminta konfirmasi pinjaman,
Jangan klik tautan atau bagikan kode “refund” / OTP.
“Jika ragu, hubungi aplikasi atau website resmi dana,dan mari bersama-sama menjaga keamanan data dan dana pribadi,”pungkasnya.












