Fasilitas PT SNS Ludes Terbakar, Diduga Dibakar Oknum Tak Bertanggungjawab

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Situasi di Pulau Lepar, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mendadak memanas, Sabtu (30/8) siang.

Dimana, sejumlah fasilitas bangunan seperti gudang, kantor, hingga 1 unit kendaraan perusahaan sawit milik PT Swarna Nusa Sentosa (PT SNS) hangus dilahap api.

Berdasarkan, video amatir berdurasi 1 menit 29 detik yang beredar di grup WhatsApp menunjukkan kobaran api disertai asap hitam pekat membubung tinggi.

Bahkan, dari rekanan video itu, terdengar suara perekam menyebutkan seluruh fasilitas PT SNS habis terbakar.

“Habis gudang-gudang, kantor-kantor hemue dibakar,” sebut seorang perekaman di TKP, Sabtu (30/8).

Terpisah, Camat Lepar Fery Edward saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Namun ia belum dapat memastikan pemicu maupun kronologi kejadian.

“Ya benar, untuk kronologi dan permasalahannya saya belum dapat informasi,” kata Fery.

Ia mengatakan, setelah menerima laporan, dirinya langsung menuju lokasi bersama Kapolsek Lepar Pongok dan jajarannya untuk melakukan pengamanan.

Fery juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketenangan dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat berwenang.

“Imbauan kami jelas, semua pihak harus menahan diri. Percayakan penyelesaian kepada aparat,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum PT SNS, Tito Napitupulu, menaksir kerugian mencapai Rp5 miliar. Ia menyesalkan adanya tindakan anarkis yang merugikan perusahaan.

“Kantor, gudang dan truk PT SNS terbakar. Kami menyesalkan aksi anarkis oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Tito.

Tito menegaskan, pihaknya akan segera melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian agar diusut tuntas serta dapat terungkap atas kejadian itu.

“Kita segera lapor ke pihak kepolisian atas perbuatan ini. Harapan kami, dalang pembakaran bisa segera terungkap,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini pihak kepolisian sudah berada di lokasi kejadian guna memastikan situasi tetap terkendali. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *