WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Staf Direktorat Teritorial Angkatan Darat (Dirterad) Mabes TNI AD melakukan kunjungan kerja sekaligus mengikuti panen raya di areal persawahan Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Jumat (22/8).
Panen raya di areal persawahan yang menjadi lumbung pangan terbesar di wilayah Bangka Belitung (Babel) ini menjadi bukti nyata keberhasilan program ketahanan pangan yang sejalan dengan inisiatif pemerintah pusat.
Kedatangan perwakilan Dirterad Mabes TNI AD, Letkol Inf Anwar Jayadi ke desa Rias didampingi Dandim 0432/Bangka Selatan Letkol Arh Sebmy Setiawan dan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Basel Risvandika, Pj Satgas Swasembada Pangan Basel Dr. Ferri Fakhrudin Munir, Kepala Desa Rias Muslim, Danramil Toboali, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Perwakilan Dirterad Mabes TNI AD, Letkol Inf Anwar Jayadi, menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang dicapai. Selainitu, ia juga mengapresiasi penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) modern dalam mempercepat dan mempermudah proses panen.
“Dengan adanya modernisasi alsintan ini, masyarakat sangat terbantu. Teknologi ini penting untuk mendukung program ketahanan pangan yang digagas Presiden RI,” katanya.
Anwar juga berpesan agar para petani di Desa Rias memanfaatkan alsintan yang tersedia secara optimal, sehingga efektivitas dan produktivitas pertanian dapat terus meningkat. TNI selalu siap mendukung penuh program ketahanan pangan, khususnya melalui jajaran Kodim 0432/Basel.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Basel, Risvandika, menjelaskan bahwa panen kedua di Desa Rias atau musim tanam IP 200 menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.
“Alhamdulillah kemitraan kita dengan TNI, khususnya Kodim 0432/Bangka Selatan, sudah berjalan baik. Insyaallah ke depan Desa Rias bisa menjadi salah satu penyumbang beras untuk kebutuhan nasional,” katanya.
Ia menambahkan, Basel saat ini telah menjadi salah satu lumbung pangan terbesar di Babel, tentunya dengan begitu diharapkan peningkatan produktivitas padi di Desa Rias akan semakin meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
“Panen raya ini sekaligus menandai musim panen IP 200 di Desa Rias, dengan target produksi yang diharapkan lebih tinggi dibandingkan musim sebelumnya,” pungkasnnya. (Ang)












