Polisi Bongkar Makam ZH Diduga Korban Perundungan untuk Kepentingan Autopsi

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Upaya pengungkapan penyebab pasti kematian seorang bocah berinisial ZH (10) yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang diduga menjadi korban perundungan (bullying) terus dilakukan.

Pantauan di lokasi, pihak Kepolisian melakukan proses pembongkaran makam guna kepentingan autopsi yang terlihat dipimpin oleh Tim DVI, Dokkes Polda Bangka Belitung (Babel) bersama Dokkes dan Inafis Polres Basel, Rabu (30/7).

Tampak, area sekitar makam ditutup menggunakan polibag hitam dan dinaungi tenda guna menjaga privasi dan kenyamanan selama proses berlangsung. Proses ini juga mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, baik dari Polres Basel maupun Polsek Toboali.

Pembongkaran baru dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu disaksikan langsung oleh paman korban, Dhony. Tak hanya itu, terlihat sejumlah warga juga turut mengikuti jalannya proses dari luar pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Sebelum proses pembongkaran dimulai, terlebih dahulu dilakukan pembacaan doa yang dipimpin oleh Yadi, Ketua masjid setempat serta tim yang terlibat.

Tampak hadir dari Polres Basel Kabag Ops Kompol JP Tampubolon, Kanit PPA Satreskrim Polres Basel, Kapolsek Toboali.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembongkaran dan autopsi masih berlangsung sebagai bagian dari penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian korban secara terang dan menyeluruh. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *