Bupati Algafry Minta Kawasan SUTT 150kV Merbuk dan Kenari Bebas dari Tambang

Foto: Istimewa

‎WARTABANGKA.ID, KOBA – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersama forkopimda melakukan peninjauan di kawasan tambang Merbuk dan Kenari, pada Kamis (24/7).

‎Selain melakukan peninjauan, Bupati Algafry juga mengimbau para penambang untuk tidak melakukan aktivitas penambangan yang berpotensi menumbangkan SUTT 150 kV milik PLN.

‎“Kita tinjau kawasan Merbuk dan Kenari, karena kita mendapat surat dari pihak PLN terkait aktivitas penambangan yang menyatakan kondisi SUTT 150 kV mereka agak terganggu dengan kondisi penambangan yang dilakukan oleh teman-teman di sini,” ucap Algafry.

‎Algafry menilai, jika SUTT 150 kV ini sampai roboh, maka semua pihak yang terlibat harus bertanggung jawab.

‎“Kami hadir untuk mengingatkan teman-teman, agar tidak melakukan aktivitas penambangan, karena ini akan mengkhawatirkan SUTT 150 kV punya PLN bisa roboh, kalau nanti terjadi, maka kita bertanggung jawab atas terjadinya kerusakan itu,” tuturnya.

‎Ia juga menjelaskan, jika aktivitas penambangan masih dilakukan, maka pihak APH agar melakukan tindakan tegas.

‎“Jadi, sekali lagi saya mengimbau kepada para penambang untuk tidak melakukan aktivitas penambangan, kalau pun masih ada, saya mohon maaf, karena teman APH harus bertindak terhadap aktivitas penambangan ini,” jelasnya.

‎Ia juga mengajak, semua pihak untuk menjaga fasilitas negara.

‎“Ini fasilitas negara yang jika rusak, akibatnya fatal, apalagi kalau sampai roboh 1 tiang, bisa mengakibatkan mati lampu Toboali dan Koba,” ungkapnya.

‎Sebelumnya, Manajer ULP PLN Koba, Eko Fernando menyebut, risikonya ketika tower SUTT itu tumbang, maka wilayah Bangka Tengah dan Bangka Selatan akan berdampak padam (listrik).

‎Diperkirakan pemulihan listrik kembali bisa memakan waktu 7-10 hari tergantung material cadangan yang tersedia. Selain itu, keselamatan masyarakat di sekitar wilayah tersebut juga terancam. Ketika tower SUTET tumbang masyarakat terancam tertimpa dan tersengat tegangan listrik sebesar 150k Volt. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *