WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Rasa haru dan bangga menyelimuti keluarga Haikal Samiransah, salah satu putra daerah asal Kabupaten Bangka Selatan (Basel) yang dinyatakan berhasil lolos seleksi Calon Tamtama (Cata) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) Gelombang II Tahun 2025.
Nama Haikal diumumkan lulus ke pendidikan setelah ia melewati rangkaian seleksi ketat mulai dari tingkat daerah hingga pusat di bawah Kodam II/Sriwijaya. Dimana, pengumuman resmi dilakukan pada Kamis (17/7) berlokasi di Yonif Raider 200, Palembang, Sumatera Selatan.
Selain namanya masuk dalam 30 orang masuk dan lolos pantukhir asal Basel dia juga harus bersaing dengan ribuan pemuda dari berbagai daerah di wilayah Sumbagsel di bawah Kodam II/Sriwijaya.
Namun, berkat ketekunan, disiplin, dan tentunya doa orang tua, keluarga, anak ke-3 dari 4 bersaudara pasangan Amirudin Mi’ing (Alm) dan Susanti ini berhasil lolos sebagai salah satu calon prajurit terpilih dan menjadi momen penuh haru serta bangga.
Meski, berasal keluarga sederhana dimana mendiang ayah yang dahulu bekerja sebagai tukang ojek di wilayah Toboali, dia berhasil membuktikan bahwa profesi orang tua bukan penghalang untuk meraih cita-cita menjadi prajurit TNI.
Bahkan, saat momen pengumuman, hanya sang kakak, Mega Selyansah, yang bisa hadir langsung di Palembang, dimana Ibunda mereka tidak dapat hadir karena keterbatasan biaya, terlebih setelah menjadi orang tua tunggal.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga. Ini adalah perjuangan yang tidak mudah. Mendiang ayah kami dulu hanya tukang ojek, Emak sekarang jadi orang tua tunggal kami, tapi Haikal tetap semangat dan akhirnya berhasil. Kami terharu sekalk tentunya keberhasilan adik kami ini tak lepas dari dukungan dan doa emak serta seluruh keluarga serta semangat juangnya,” ucap Mega penuh rasa haru saat di hubungi, Jumat (18/7).
Sementara itu, Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan, Letkol Arh Sebmy Setiawan saat dikonfirmasi mengatakan, saat ini putra-putra terbaik dari Bangka Selatan yang berhasil terpilih dan lolos menjalani pendidikan militer ada sekitar 20-an.
“Untuk jumlah pasti masih dalam proses pendataan di kita, namun diperkirakan sekitar 20 an putra – putra terbaik asal Bangka Selatan yang telah dinyatakan lolos ke pendidikan,” pungkasnya. (Ang)












