Selidiki Dugaan Potongan Dana Oplah Petani Desa Rias, Polisi Panggil Puluhan Ketua Poktan dan Gapoktan

Kantor Satreskrim Polres Basel. Foto: Angga F

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Puluhan ketua Kelompok Tani (Poktan) termasuk ketua Gapoktan di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), dipanggil oleh aparat kepolisian menyusul kisruh dugaan pemotongan dana bantuan program Optimalisasi Pengelolaan Lahan (Oplah).

Diketahui, kisruh tersebut berawal adanya sejumlah petani menerima pemotongan dana sebesar Rp25.000 per petak sawah. Seharusnya, dana yang diterima petani sebesar Rp900.000 per hektare, namun hanya cair Rp800.000.

Menanggapi perihal tersebut, Satreskrim Polres Basel telah memanggil total 36 orang, terdiri dari 35 ketua Poktan serta satu ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), untuk dimintai keterangan.

“Benar, Satreskrim Polres Bangka Selatan telah melakukan pemanggilan terhadap ketua-ketua Poktan dan 1 Gapoktan di Desa Rias terkait dugaan pemotongan dana bantuan Oplah,” kata Kasat Reskrim Polres Basel, AKP Raja Taufik Ikrar Bintani, Kamis (3/7).

Ia menjelaskan, bahwa pemanggilan ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan klarifikasi langsung dari para ketua kelompok tani guna menelusuri kebenaran dugaan tersebut.

“Pemanggilan ini penting agar fakta-fakta dan kisruh yang berkembang di masyarakat bisa terungkap secara jelas dan guna memastikan tindak lanjut perihal ini dalam proses hukum yang dilakukan berjalan,” ujarnya.

Menurut Raja Taufik, penyelidikan masih terus berlanjut oleh penyidik tindak pidana korupsi. Jika dari hasil pendalaman ditemukan unsur pidana, maka kasus ini tidak menutup kemungkinan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Yang jelas, kami akan pastikan setiap bantuan pemerintah bisa dirasakan langsung oleh petani tanpa ada potongan yang tidak semestinya. Saat ini masih dilakukan penyelidikan. Jika sudah ada hasilnya akan segera kami sampaikan,” pungkasnya. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *