6 ABK KM Sumber Jaya 88 Nekat Lompat ke Laut, 1 Tewas 1 Masih dalam Pencarian ‎

Foto: Istimewa

‎WARTABANGKA.ID, LUBUK BESAR -Enam anak buah kapal (ABK) penangkap cumi KM Sumber Jaya 88  nekat melompat dari kapal di perairan Dusun Tanjung Berikat, Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, pada Rabu (28/5).  1 ABK dilaporkan tewas dan 1 masih dalam pencarian.

‎Kapal tersebut dilaporkan tengah berlabuh di wilayah perairan tersebut sejak pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB untuk memperbaiki mesin yang mengalami kerusakan.

‎Berdasarkan keterangan nakhoda dan beberapa ABK lainnya, keenam ABK diduga melompat ke laut tanpa paksaan saat ABK lain tertidur siang, dan diduga kuat karena ketidakcocokan dalam perjanjian kerja serta kondisi kerja di atas kapal.

‎Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dr. I Gede Nyoman Bratasena membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa peristiwa ini masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian.

‎“Dari enam ABK yang melompat ke laut, empat berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, satu ditemukan meninggal dunia, dan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan,” ucap Kapolres Bratasena, Kamis (29/5).

‎”Jenazah salah satu ABK, atas nama Muhammad Reza Nuriman (21), ditemukan mengapung oleh nelayan setempat pada Rabu sore sekitar pukul 17.30 WIB, dan segera dievakuasi ke Pangkalan Nelayan Tanjung Berikat”, sambungnya.

‎Kapolres juga menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Basarnas dan BPBD Kabupaten Bangka Tengah untuk melanjutkan upaya pencarian terhadap satu ABK lainnya yang masih hilang, atas nama Zeni Wirawan (26).

‎Di sisi lain, Unit Gakkum Sat Polairud saat ini juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap nakhoda kapal dan ABK lain guna menggali informasi lebih lanjut mengenai peristiwa ini.

‎“Kami juga telah menurunkan personel Polsek Lubuk Besar untuk mengamankan area sekitar lokasi kejadian. Jika dalam pemeriksaan ditemukan unsur tindak pidana, tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tuturnya.

‎Polres Bangka Tengah memastikan penanganan musibah ini dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan serta kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

‎”Saya pastikan penanganan musibah ini dilakukan semaksimal mungkin dengan mengedepankan.keselamatan seluruh pihak,” tutupnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *