Dinding Irigasi Dekat Bendungan Mentukul Jebol, Petani Desa Rias Keluhkan Lahan Tak Terairi di Musim Tanam

Foto: Istimewa

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Dinding saluran irigasi di area persawahan dekat Bendungan Mentukul, Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) jebol sejak satu bulan terakhir.

Namun, hingga saat ini belum ada tindakan perbaikan dari pihak terkait, meski kerusakan tersebut berdampak serius pada aktivitas pertanian warga.

Akibat jebolnya dinding irigasi ukuran sedang yang terletak tidak jauh dan berjarak sekitar 100 meter dari bendungan Mentukul, menyebabkan air menuju saluran bandar cacing terputus total.

Tentunya, perihal ini membuat air tidak bisa menjangkau lahan sawah petani dibawahnya, padahal diketahui saat ini petani sedang memasuki musim tanam.

“Air ngga bisa ngalir ke sawah karena jebol,” kata Suryadi, petani sekitar, Minggu (25/5).

Ia menyebutkan, kebutuhan air saat ini sangat mendesak untuk proses tanam padi, namun kondisi irigasi yang rusak membuat sawah tidak bisa digarap maksimal.

Sementara itu, senada dengan itu, petani lain yang juga merasakan dampaknya juga menyampaikan keluhannya.

“Iya, yang diatas tolong yang jebol itu diperbaiki, sawah kami yang dibawah tidak dapat air sudah masuk masa tanam, butuh air untuk diisi ke petak,” katanya.

Diketahui, saluran irigasi tersebut baru saja diperbaiki melalui proyek sekitar tahun lalu dengan anggaran yang tidak sedikit. Namun, kerusakan yang kembali terjadi dalam waktu singkat menimbulkan pertanyaan dan menjadi sorotan mengenai kualitas pengerjaan proyek tersebut.

Para petani berharap adanya perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah agar irigasi segera diperbaiki, sehingga kegiatan tanam padi di lumbung pangan terbesar di Babel ini tidak terganggu lebih jauh. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *