BKKBN  

Menuju Indonesia Emas 2045, Bonus Demografi Pendorong Kemajuan Bangsa

WARTABANGKA.ID –  Pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN mengusung cita-cita besar mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, momentum bonus demografi penting sebagai pendorong kemajuan bangsa.

Dalam paparannya pada Workshop Peta Jalan Pembangunan Kependudukan yang berlangsung di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (23/5/2025), Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Sekretaris Utama BKKBN, Prof. Budi Setiyono, Ph.D, menegaskan bahwa bonus demografi merupakan peluang dan sekaligus tantangan yang perlu dijawab dengan kebijakan yang konstruktif. Semua pihak harus ikut mengambil tanggung jawab agar bonus demografi dapat dikapitalisasi.

Dewasa ini Indonesia tengah memasuki periode langka di mana penduduk usia produktif (15–64 tahun) mencapai puncaknya, tercatat sebanyak 174–180 juta jiwa. Kondisi ini, yang disebut sebagai bonus demografi, menjadi peluang strategis untuk melompat menuju status negara maju.

Namun, Prof. Budi mengingatkan bahwa tanpa pengelolaan yang baik, peluang ini bisa berlalu begitu saja dan bahkan menjadi beban. “Kualitas SDM kita masih menjadi tantangan utama,” ungkapnya.

Diketahui, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2024 baru mencapai 75,02. Sementara itu, masih tingginya angka stunting, pengangguran, dan ketidaksesuaian antara keterampilan tenaga kerja dan kebutuhan dunia kerja menjadi ancaman serius.

• Transformasi Menuju Masyarakat Berencana

Kemendukbangga/BKKBN kini mengubah pendekatannya dari sekadar program keluarga berencana menjadi pembangunan kependudukan yang holistik dan berbasis komunitas. Fokus diarahkan pada penguatan institusi keluarga, peningkatan partisipasi perempuan, serta investasi pada pendidikan dan kesehatan.

“Ini bukan hanya soal jumlah, tapi kualitas dan persebaran penduduk. Pembangunan harus manusia-sentris (people center),” jelas Prof. Budi.

• Integrasi Peta Jalan Kependudukan

Diketahui, kunjungan kerja Prof. Budi ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertujuan mendorong integrasi Peta Jalan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga 2025–2029 ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam workshop yang digelar di Kantor Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN, Prof. Budi juga menekankan pentingnya pembangunan berbasis kependudukan yang berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa selama ini strategi pembangunan masih kurang memperhatikan faktor kependudukan. Sehingga diperlukan peta jalan kependudukan sebagai pedoman dalam menyusun strategi pembangunan yang tepat sasaran.

“Pembangunan berbasis kependudukan yang berkelanjutan, makanya perlu adanya peta jalan kependudukan, kerangka Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK). Sehingga daerah dalam menyusun strategi pembangunan juga mengkalkulasi pertumbuhan penduduk, sehingga pembangunan bisa antisipatif terhadap kebutuhan warga,” ujar Prof. Budi.

Peta jalan ini mencakup berbagai indikator penting, seperti pengendalian kualitas penduduk, pembangunan ketahanan keluarga (family resilience), serta sebaran dan mobilitas penduduk. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat hidup lebih sejahtera dan pembangunan dapat terlaksana secara merata.

• Kunjungi Sekolah Lansia

Sebagai bagian dari program Quick Win Kemendukbangga/BKKBN, Prof. Budi juga dijadwalkan mengunjungi Sekolah Lansia “Hebat Mentari” di Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Sabtu (24/5/2025). Kunjungan ini bertujuan memantau langsung implementasi program pemberdayaan lansia yang menjadi bagian integral dalam strategi pembangunan kependudukan.

“Menyukseskan bonus demografi bukan saja usia produktif yang harus kita maksimalkan tetapi juga usia non produktif. Salah satunya lansia juga harus diberdayakan,” tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, Kemendukbangga/BKKBN berkomitmen memastikan bahwa isu kependudukan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pembangunan, menjadikan manusia sebagai subjek penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.*

Penulis: Yulius Beny Prawoto, S.Psi
Editor: Humas/Media Center*
Tanggal Rilis : Jumat, 23 Mei 2025
Waktu: Pk. 16.30 WIB

BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN INFORMASI PUBLIK

Media Center Kemendukbangga/BKKBN
[email protected]
0812-3888-8840
Jl. Permata nomor 1
Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur

Instagram: kemendukbangga_bkkbn
Facebook: BKKBN
Twitter/X: @kemendukbangga
TikTok: kemendukbangga_bkkbn
Snack Video: kemendukbangga_bkkbn
YouTube: kemendukbangga_bkkbn
www.kemendukbangga.go.id

Tentang Kemendukbangga/BKKBN

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) adalah lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program kependudukan dan Keluarga Berencana, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunanan keluarga berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga; Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 180 Tahun 2024 tentang Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 181 Tahun 2024 tentang Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Kemendukbangga/BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Koordinator Percepatan Percepatan Penurunan Stunting berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *