WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) menerima kunjungan Staf Khusus (Stafsus) Menteri Koperasi dan UKM RI, Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Acara yang berlangsung di ruang rapat Gunung Namak, Sekretariat Daerah Pemkab Basel Selasa (20/5), dihadiri Wakil Bupati Basel Debby Vita Dewi, sejumlah kepala OPD, camat, kades se-Basel dan 3 lurah..
Wabup Debby mengapresiasi kunjungan tersebut dan memaparkan progres positif pembentukan KDMP. Dari total 50 desa dan 3 kelurahan, seluruhnya telah melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus).
“Tentunya, ini adalah bentuk nyata serta komitmen kami memperkuat ekonomi desa melalui koperasi,” kata Debby.
Ia mengatakan, sudah ada sebanyak 38 desa telah mendaftar online, 5 desa dalam proses pengesahan notaris, dan 2 desa – Bukit Terap dan Sadai – telah resmi memiliki akta notaris.
“Artinya dalam hal ini bagaimana betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat demi terciptanya koperasi yang mandiri dan berkelanjutan. Dan, hari ini dibuktikan dengan Basel tercepat, ini real di langsung buktikan oleh ibu Prof Ambar,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Ambar mengatakan, bahwa Monev ini adalah bagian dari penguatan tata kelola koperasi yang berkualitas. Bagaimana KDMP ini bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan nasional menuju kemandirian ekonomi desa.
“Progres di Bangka Selatan luar biasa. Sudah 100 persen dari 50 desa dan 3 kelurahan sudah bergerak. Ini patut diapresiasi dan dibanggakan,” katanya.
tak hanya itu, dia juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada komunikasi dan komitmen bersama.
“Jika semua pihak bersinergi, Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi kekuatan ekonomi baru yang lahir dari desa untuk Indonesia,” pungkasnya. (Ang)












