‎6 ASN Daftar Jadi Sekda Bangka Tengah, Asesmen Digelar di Bandung

Ketua Pansel, Yunan Helmi

‎WARTABANGKA.ID, KOBA – Pendaftaran dan pemberkasan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Bangka Tengah (Bateng) tahun 2025 ditutup pada Senin (19/5).

‎Berdasarkan informasi pengumuman yang dipublikasikan oleh website resmi Pemkab Bangka Tengah, diketahui tahap pendaftaran dan pemberkasan sudah dibuka sejak 5 Mei 2025 lalu.

‎Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Yunan Helmi mengatakan pada tahap pertama ini merupakan seleksi administrasi yang akan diseleksi oleh panitia dari BKPSDM Bangka Tengah apakah pendaftar memenuhi syarat atau tidak.

‎Setelah seleksi administrasi, selanjutnya akan dilakukan tes wawancara sampai pembuatan makalah di tempat secara langsung, agar terjamin keasliannya.

‎“Kemudian membuat power point memaparkan isi makalah yang telah dibuat di depan panitia, setelah itu hasilnya kita sampaikan ke kepala daerah,” ucapnya, Senin (19/5).

‎ Yunan Helmi juga menjelaskan, data terkait siapa saja yang telah mendaftarkan diri ada di BKPSDM sebagai Sekretariat Panitia Pelaksana Seleksi Sekda Bangka Tengah.

‎“Berapa jumlah yang sudah daftar itu ada di BKPSDM Bangka Tengah, nanti mereka setelah selesai administrasi melaporkan kepada kami,” jelasnya.

‎Sementara itu, BKPSDM Bangka Tengah mencatat, sampai dengan pukul 13.00 Wib, sebanyak 6 ASN telah mendaftarkan diri mengikuti lelang jabatan Sekda Bangka Tengah.

‎Kepala BKPSDM Bangka Tengah, Risaldi Adhari mengungkapkan, PNS dari Pemkab Bangka Tengah yang telah mendaftar ada 5 ASN di Bangka Tengah dan 1 ASN dari Sekretariat DPD RI.

‎“Kalau PNS dari Pemprov Bangka Belitung sampai dengan jam segini, belum ada yang daftar, tapi tidak tahu kalau nanti sore tiba-tiba mendaftar,” ujarnya, Senin (19/5).

‎Di antara 6 ASN yang telah mendaftar, 5 orang laki-laki dan 1 orang perempuan yang berasal dari lingkungan Pemkab Bangka Tengah.

‎Terkait siapa saja identitas 6 ASN yang telah mendaftar tersebut, Risaldi Adhari tidak bisa mengungkapkannya sekarang, karena bermaksud menjaga rasa nyaman peserta.

‎“Publikasinya nanti pada saat sudah ada yang terpilih, nanti peserta kurang nyaman kalau belum terpilih atau tidak tapi sudah dipublikasikan” ungkapnya.

‎Selanjutnya, tanggal 26-27 Mei akan dilakukan asesmen di Kota Bandung terhadap para pelamar seleksi Sekda Bangka Tengah yang sudah lolos administrasi.

‎Asesmen dilakukan di Kota Bandung, karena BKPSDM Bangka Tengah menilai biaya yang dikeluarkan akan lebih sedikit.

‎“Kalau kami mengundang orang Bandung ke sini maka SPPD jauh lebih besar, gitu, jadi lebih baik peserta dan panitia yang ke sana, biaya lebih sedikit,” ujarnya.

‎Tahap asesmen di Kota Bandung merupakan tes tertulis dan wawancara serta diskusi kelompok tentang kepribadian dan performanya kinerja pemerintahan. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *