Umum  

Beri Kuliah Umum di Unmuh Babel, Ini Yang Disampaikan Kepala BNN

WARTABANGKA.ID – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Marthinus Hukom memberikan kuliah umum terkait Deklarasi Anti Narkoba dan Pengukuhan UKM Bersinar “Bersih Dari Narkoba Menuju Indonesia Bersinar”. di Kampus Universitas Bangka Belitung (Unmuh Babel), kamis (6/3).
Kombes Pol Marthinus Hukom menyampaikan Bicara tentang narkotika merupakan isu kompleksitas manusia yang dapat menjadi  permasalahan bsngsa, permasalahan sosial sehingga harus di lihat dari banyak sudut pandang.
“Kita harus bersyukur dalam menghadapi isu narkoba ini, kita di berikan semangat spiritual dan politik oleh Tuhan Yang Esa, sebab saat ini Isu narkoba menjadi isu sentral dalam pembangunan,”ujarnya
Kombes Pol Marthinus Hukom juga menjelaskan Jika bicara pembangunan bangsa demi mewujudkan indonesia emas 2045 tentu yang pertama adalah membangun moral individu setiap orang.
“Presiden kita Bapak Prabowo menyatakan bahwa negara kita telah  dirusak oleh peredaran narkotika baik dari dalam maupun dari luar dan ada 312.000 remaja Indonesia umur 15 sampai dengan  25 tahun menggunakan narkoba dimulai karena penasaran ,ingin tahu dan ajakan teman sebaya,”ungkapnya
Lebih lanjut Kepala BNN ini menuturkan
secara bersama – sama sebagai generasi bangsa harus mampu mencegah ancaman narkoba, Bagaimana melakukan tindakan represif, tindakan tegas terhadap bandar dan penjahat yang ingin menghancurkan generasi bangsa.
“Kita harus mampu membangun benteng untuk mencegah narkoba, benteng pendidikan sangatlah penting karena
Peran penting pendidikan baik dalam keluarga dan kampus sangat di butuhkan,”ulasnya.
Kombes Pol Marthinus Hukom juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Bangka Belitung, jika ada saudara, teman yang menggunakan narkoba jangan pernah ragu untuk melaporkan kepada instansi terkait.
“Saya tegaskan barang siapa yang melaporkan saudaranya atau temannya, ingat tidak di tuntut pidana dan jika di tuntut laporkan kepada saya, kemudian
Jikatemanmu, saudaramu menggunakan narkoba dan telah di rehabilitasi agar tidak memberikan stigma buruk kepada mereka, Ini penting karena ketika seseorang di berikan stigma buruk kita telah menghukum secara sosial yang dapat memperburuk keadaan,”pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *