WARTABANGKA.ID – Dalam rangka pengendalian inflasi menjelang bulan puasa ramadan dan idul Fitri 2025, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Tim Pengendalian Infiasi Daerah (TPID) Provinsi Babel melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Pagi, Kampung Melayu, Kota Pangkalpinang, Kamis (27/2).
Deputi Kepala Perwakilan BI Kep. Babel, Beny Okta Tutuarima mengungkapkan pihaknya sangat mendukung kegiatan sidak pasar ini untuk memantau ketersediaan dan kondisi harga bahan-bahan pokok.
“Sidak pasar ini kami lakukan dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Puasa Ramadhan dan hari besar keagamaan nasional (HBKN) Idul Fitri 1446 Hijriyah, sehingga perlu dilakukan pemantauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok,” ujarnya
“Kami dari Bank Indonesia berharap masyarakat Babel dalam rangka hari besar keagamaan, jelang Ramadhan dan Idul Fitri nanti untuk lebih bijak dalam berbelanja karena biasanya jelang Ramadhan trend harga barang naik sebab permintaan banyak,” ungkapnya.
Beny Okta Tutuarima mengimbau kepada seluruh masyarakat Babel agar berbelanja sesuai kebutuhan bukan keinginan.
“Kami harapkan harga bahan pokok yang kami cek tadi seperti cabai, bawang, minyak goreng dan sebagainya tetap stabil saat bulan puasa dan menjelang Idul Fitri nanti,” harapnya.
Kemudian menurut Beny, selama periode ramadan dan Idul Fitri jika dilihat data historisnya atau data trennya beberapa tahun terakhir memang kenaikan harga berlaku secara nasional.
“Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh harga permintaan dan penawaran. Jika permintaan tinggi dan penawaran belum terlalu banyak maka akan naik harganya,” pungkasnya.












