Lombakan Olahraga Tradisional, Upaya Pemkab Basel Lestarikan Budaya Daerah

WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DPKO) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menyelenggarakan perlombaan olahraga tradisional sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya daerah.

Perlombaan yang diadakan selama 2 hari ini melombakan permainan Pilun/Hadang/Gobak Dorong, Bakiak, dan Egrang, yang diikuti mulai dari OPD, Instansi Vertikal, sekolah dan elemen masyarakat dengan dibagi menjadi 2 kelas atau kategori yakni pelajar dan umum untuk putra/putri.

Kepala DPKO Basel Firmansyah mengatakan, bahwa perlombaan ini lebih dari sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga dan melestarikan permainan tradisional yang telah ada sejak zaman dahulu.

“Kami ingin melestarikan kebudayaan dan memberikan nuansa yang berbeda dengan kegiatan-kegiatan yang biasanya hanya fokus pada musik,” kata Firmansyah, Senin (24/2).

Dalam perlombaan ini, Pilun dan Bakiak masing-masing diikuti oleh 60 tim, sementara Egrang diikuti oleh 20 peserta. Para peserta berasal dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk lembaga instansi dan pelajar.

“Bagi pemenang, mereka berkesempatan mewakili Bangka Selatan dalam perlombaan olahraga tradisional tingkat Provinsi Bengkulu,” ujarnya.

Ia berharap perlombaan ini bisa menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melestarikan kebudayaan, tetapi juga menarik perhatian wisatawan. Selain itu, dengan adanya tempat Pendestrian baru dan wahana yang sedang disiapkan, diharapkan semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bangka Selatan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi daya tarik baru dan terus melestarikan budaya daerah,” pungkasnya. (Ang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *