WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk tidak takut datang ke Alun-alun Himpang Lime Habang Toboali setelah beredar berita hoaks mengenai kemunculan makhluk halus yang bergelantungan di wahana bianglala.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Basel Hefi Nuranda mengatakan, bahwa informasi yang beredar dan sempat membuat gaduh di kalangan masyarakat Basel umumnya Babel tersebut tidaklah benar dan tidak perlu ditanggapi dengan kekhawatiran.
“Kami ingin memastikan bahwa informasi yang beredar di masyarakat adalah hoaks dan tidak menimbulkan keresahan. Setelah kami melakukan pengecekan langsung ke lokasi, tidak ada kejadian mistis seperti yang diklaim di media sosial,” kata Hefi, Selasa (18/2).
Sekda Hefi menegaskan bahwa kawasan wahana di Alun-Alun Himpang Lime Habang Toboali dalam kondisi aman untuk dikunjungi oleh seluruh masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk datang langsung dan menikmati fasilitas yang telah disediakan tanpa khawatir. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya,” ujarnya.
Ia mengatakan, bahwasannya sebuah postingan disalahsatu sosial media facebook beberapa waktu lalu yang menggambarkan adanya sosok mahluk halus bergelatungan di wahana bianglala ternyata tidaklah benar dan telah mendapatkan klarifikasi dari si pengunggah.
“Tentunya kami dari Pemda Bangka Selatan untuk itu menghimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Diharapkan, jika menemukan informasi yang meragukan, warga dapat segera melaporkan kepada pihak berwenang sebelum menyebarkannya lebih lanjut,” katanya.
Ia berharap, dengan langkah ini Pemerintah Daerah meminta terhadap yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi informasi yang tidak benae adanya itu agar dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap destinasi wisata yang telah dibangun untuk bersama-sama menjaganya.
“Serta memastikan bahwa Himpang Lima Habang Toboali tetap menjadi tempat yang aman dan menyenangkan untuk dikunjungi, baik warga lokal maupun luar daerah sehingga dapat terciptanya perputaran ekonomi itu,” pungkasnya. (Ang)












