WARTABANGKA.ID, MENTOK – Polres Bangka Barat melaksanakan kegiatan apel pagi dalam rangka deklarasi penolakan aktivitas geng motor di wilayah hukumnya, Rabu (22/1).
Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Ade Zamrah dan dihadiri oleh segenap forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Bangka Barat serta tamu undangan lainnya.
Kapolres Bangka Barat AKBP Ade Zamrah mengatakan, apel deklarasi penolakan geng motor merupakan langkah strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam menolak segala bentuk aktivitas geng motor.
“Deklarasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat,” katanya.
Bahkan ia menegaskan, Polres Bangka Barat tidak akan mentolerir segala aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat.
“Keberadaan geng motor yang sering melakukan tindakan kriminal seperti pencurian, pemerasan dan penganiayaan harus dihentikan. Polres Bangka Barat berkomitmen penuh untuk mencegah dan menindak tegas aktivitas tersebut,” tegas Kapolres.
Selain itu, Kapolres juga mengapresiasi dukungan masyarakat yang hadir dalam apel pagi tersebut.
Menurutnya, kehadiran Forkopimda, tokoh masyarakat dan perwakilan instansi pendidikan menunjukkan kesatuan visi dalam menciptakan keamanan wilayah.
“Kehadiran saudara-saudara di sini adalah bukti nyata bahwa kita semua sepakat untuk menolak geng motor. Saya meminta masyarakat proaktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada kami,” jelasnya.
Maka dari itu, ia pun berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran bersama dan mengurangi kegiatan geng motor serta menjadikan Bangka Barat wilayah yang aman dan kondusif.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan atau melibatkan geng motor kepada pihak berwenang,” tutup Kapolres. (IBB/)












