WARTABANGKA.ID, LUBUK BESAR – KM Cahaya Abadi bermuatan ikan segar dari Belitung yang hendak ke Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tenggelam di perairan Tanjung Beriga, Kecamatan Lubukbesar, pada Senin (20/1).
“Saat ini tim Basarnas, BPBD, Polairud dan TNI AL sudah menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan saat ini posisi kapal sudah menepi terbawa arus ke pinggir pantai. Evakuasi saat ini juga terkendala, karena ombak di lokasi diperkirakan di atas 3 meter,” kata Kepala BPBD Bangka Tengah, Yudhi Sabara
Yudhi menjelaskan, kapal tersebut merupakan Kapal KM Cahaya Abadi dengan kru dan ABK berjumlah enam orang dalam kondisi selamat. Lebih lanjut, dari enam orang, satu korban dibawa ke Puskesmas Perlang untuk diperiksa kesehatannya.
“Kapal ini pengangkut ikan dari Belitung dengan tujuan Pangkalbalam, dengan muatan ada 200 fiber lebih,” jelasnya.
Sementara itu, Kasatpolairud Bangka Tengah, IPTU Tomi mengatakan bahwa seluruh crew kapal sudah berhasil dievakuasi.
“Situasi terakhir, seluruh crew kapal sudah berhasil kita evakuasi, sedangkan untuk posisi kapal, terdampar di pesisir Pantai Merapin, Kecamatan Lubukbesar,” ujarnya.
Kapal Motor Cahaya Abadi tenggelam usai dihantam ombak besar di Perairan Tanjung Beriga, Lubuk Besar, Bangka Tengah, Senin (20/1) dini hari sekitar pukul 02.00 Wib.
Sebelumnya, Minggu 19 Januari 2025, Kapal KM Cahaya Abadi dengan muatan ikan segar berangkat dari Pelabuhan Tanjungpandan Belitung menuju pelabuhan TPI Batu Rusa Pangkalpinang.
Setibanya di Perairan Tanjung Beriga KM Cahaya Abadi dihantam ombak hingga mengalami kebocoran dan air langsung masuk ke dalam palka kapal.
Kapal yang membawa 6 ABK tersebut termasuk nahkoda berusaha menyelamatkan diri dengan bertahan di atas kapal. Kemudian kapten kapal Junai menghubungi Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR. (**)












