Tak Ditemukan Bukti Pelanggaran, 6 Truk Bermuatan Pasir Timah Diserahkan ke PT Tommy Utama

WARTABANGKA.ID, PANGKALPINANG – Setelah melalui proses penyelidikan mendalam, 6 truk yang sebelumnya diamankan oleh Tim Satgas TNI AL dan Lanal Bangka Belitung di Pelabuhan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akhirnya diserahkan kepada PT. Tommy Utama selaku pemilik untuk melanjutkan perjalanan.

Keputusan tersebut diambil setelah pihak TNI AL tidak menemukan bukti pelanggaran yang signifikan terkait pengangkutan pasir timah tersebut.

Penyerahan pasir timah tersebut dilakukan pada Rabu (15/1) di Mako Lanal Babel, dipimpin langsung Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Erwin Herdianto dan dihadiri oleh perwakilan PT. Tommy Utama serta beberapa pihak terkait dari TNI AL dan instansi lainnya.

Komandan Lanal Bangka Belitung, Kolonel Laut (P) Erwin Herdianto mengungkapkan setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan koordinasi dengan instansi terkait, pihak TNI AL memastikan bahwa muatan pasir timah yang diangkut memiliki dokumen yang sah dari PT. Tommy Utama.

“Dokumen tersebut menunjukkan bahwa pasir timah tersebut akan dikirim ke PT. Mitra Sukses Globalindo. Berdasarkan hasil klarifikasi ini, tidak ditemukan pelanggaran hukum yang cukup untuk memproses lebih lanjut,” kata Erwin.

Kendati tidak ada indikasi pelanggaran, pihaknya tetap memberikan peringatan dan teguran kepada PT. Tommy Utama dan penyedia angkutan untuk lebih berhati-hati dalam menyiapkan dokumen pengiriman agar memastikan kelancaran operasional dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan langkah ini, truk-truk yang terlibat dapat melanjutkan perjalanan mereka menuju tujuan yang telah ditentukan.

Sebelumnya, Satgas TNI AL yang dibentuk Mabes TNI AL telah mengamankan sebanyak 8 truk yang mengangkut pasir timah dari Pulau Belitung di Pelabuhan Sadai. Setelah diamankan, ke 8 truk tersebut kemudian digiring ke Posal Sadai guna dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksa itu, 2 truk yang dapat menunjukkan dokumen lengkap pada saat pemeriksaan awal diizinkan melanjutkan perjalanan, sementara 6 truk lainnya dilanjutkan untuk penyelidikan lebih lanjut di Mako Lanal Babel. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *