WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Di penghujung pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) akan menggelar acara kegiatan South Street Fest 2024.
Acara dijadwalkan berlangsung selama lima hari dari tanggal 27 hingga 31 Desember digelar di kawasan Himpang 5 Habang dan Mall UMKM Toboali.
South Street Fest 2024 bertujuan untuk mengakhiri tahun 2024 dan menyambut tahun baru 2025 dengan meriah, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif serta UMKM lokal. Selain itu, acara ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan dan masyarakat setempat.
Selama lima hari pelaksanaan, pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai rangkaian acara menarik, seperti pameran produk UMKM, pertunjukan seni dan budaya, serta kuliner khas Bangka Selatan.
Beberapa acara yang akan digelar antara lain Expo dan UMKM South Street Fest 2024, lomba karaoke dangdut, Mobile Legends competition, zumba & dance, tari kontemporer, pertunjukan barongsai, kuda lumping, reog, tari Bali, dan penampilan musik.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan, Firmansyah menyampaikan, bahwa dibawah kepemimpinan Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid dan Wakil Bupati Debby Vita Dewi, bagaimana setiap tahun agenda pemerintah daerah harus selalu hadir ditengah masyarakat tentunya dengan melibatkan berbagai pihak.
“South Street Fest 2024 dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian menyambut malam tahun baru. Jadi Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga menjadi leading sector saja, tapi agenda ini adalah agenda Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dengan melibatkan seluruh instansi baik itu pihak kepolisian maupun OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait yang ada di Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan,” kata Firmansyah, Selasa (24/12).
Ia mengatakan, agenda kegiatan yang telah dimantapkan lewat rapat pemantapan persiapan Event “South Street Fest” Bangka Selatan 2024 yang dipimpin Sekda Basel Hefi Nuranda dan melibatkan semua pihak yang berlangsung di ruang rapat sekretaris daerah itu, bertujuan agar betapa pentingnya kolaborasi dalam menyukseskan acara ini.
“Kami bersama komunitas seni, budaya, pelaku UMKM, dan anak-anak komunitas band bekerja sama untuk memastikan acara ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Tujuan utama kami adalah membangkitkan kembali ekonomi yang sedang lesu,” ujarnya.
Tak hanya itu, Firman berharap, acara ini dapat mendorong warga Basel, khususnya Toboali, untuk tetap berada di wilayah mereka selama malam pergantian tahun.
“Kita ingin masyarakat menikmati hiburan yang biasanya hanya tersedia di tempat lain, sehingga mereka tidak perlu keluar kota,” pungkasnya. (Ang)












