Kendalikan Harga Bahan Pokok, DKPP Bangka Barat Gelar Gerakan Pangan Murah 

Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Gelora Kecamatan Mentok, Rabu (16/10) pagi.  Foto: Inaz Zafira

WARTABANGKA.ID, MENTOK – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bangka Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Gelora Kecamatan Mentok, Rabu (16/10) pagi. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia dan HUT TNI ke- 79.

Bahan-bahan pokok yang dijual di GPM relatif lebih murah seperti beras SPHP Rp11.800 per 1 kilogram, minyak goreng Fortune Rp17.500 per 1 liter, terigu Rp 16.000 per 1 kilogram dan gula Vit Rp 17.500 per 1 kilogram.

Selain itu, ada minyak Kita yang dijual Rp 15.500 per 1 liter, beras Sendok Rp 68.000 per 5 kilogram, cabai besar Rp 24.000 per 1 kilogram, cabai kecil Rp 55.000 per 1 kilogram dan ayam potong Rp 33.000 per 1 kilogram.

Sekretaris Daerah Bangka Barat Muhammad Soleh mengatakan, tujuan kegiatan GPM ini adalah untuk menjaga stok pangan serta mengendalikan harga bahan pokok.

“Jadi memang ada beberapa bahan pokok seperti beras dan juga yang lain, cabai dan sebagainya. Beras SPHP disiapkan 8 ton. Harganya pasti di bawah harga pasar,” kata Soleh.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, Pemkab Bangka Barat bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Bangka dan beberapa vendor diantaranya CV Rantai Mas, CV Azza dan Toko Abut.

Hal ini dilakukan untuk pengadaan bahan pokok yang dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar pada kegiatan ini.

“Dan ada juga beberapa petani binaan, distributor ayam potong, UMKM dan lain – lain,” ujar Soleh.

Eri ( 48 ), warga Kampung Tegalrejo menyebut, demi mendapatkan harga bahan pokok yang lebih murah dari harga pasar, dirinya rela datang sejak pagi.

“Saya mau beli beras sama minyak goreng. Yang 400 ml harganya Rp14.000. Minyak itu kalau di pasar Rp17.000, lebih murah Rp3.000,” sebut Eri.

Dirinya berharap kegiatan pangan murah ini agar bisa terus dilaksanakan karena sangat membantu masyarakat.

“Kalau bisa acara seperti ini lebih sering diadakan karena sangat membantu masyarakat. Sekarang ekonomi sedang susah jadi kita cari yang murah, yang penting terutama beras,” harapnya. ( IBB )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *