Besok, Timgab Kembali Tertibkan Tambang Ilegal di Kawasan Merbuk, Kenari dan Pungguk

Rapat pembahasan soal tambang di kawasan Merbuk, Pungguk dan Kenari di Aula Rupattama pada Senin (2/9). Foto: Ryan

WARTABANGKA.ID, KOBA – Kapolres Bangka Tengah, AKBP Pradana Aditya Nugraha menegaskan lokasi Merbuk dan sekitar, yang saat ini masih menjadi lokasi tambang ilegal harus steril. Pihaknya akan kembali melakukan penertiban tambang ilegal di kawasan Merbuk, Kenari, dan Pungguk.

“Sebelumnya, kita sudah melakukan imbauan yang sifatnya persuasif, dan hari ini kita kembali mengadakan rapat dengan melibatkan 5 kelurahan dan 1 desa, ada Kelurahan Koba, Berok, Arung Dalam, Simper, Padang Mulya dan Desa Nibung, yang terdampak tambang ilegal di lokasi tersebut,” ujar Aditya saat rapat di Aula Rupattama pada Senin (2/9).

Menurut Aditya, pihaknya akan tetap melakukan penertiban secara persuasif dengan melibatkan lingkungan.

“Jadi, besok akan ada kegiatan penertiban dan kami akan memastikan lingkungan tersebut steril dari tambang ilegal, agar tidak menjadi potensi konflik bagi masyarakat Merbuk dan sekitar,” ungkapnya.

Ia menuturkan, dari hasil monitor, hampir sebagian besar para penambang di Merbuk, Pungguk maupun Kenari ini, secara sadar sudah melakukan pembongkaran ponton masing-masing.

“Para penambang, sudah melakukan pembongkaran ponton masing-masing, harapan kita kawasan ini statusnya WO, artinya netral kosong, tidak ada aktivitas,” tuturnya.

Ia berharap, upaya yang dilakukan dengan tetap humanis, bisa lebih efektif dan efisien serta manjur.

“Setelah steril, nanti kita juga kerja sama dengan pihak desa dan kelurahan, serta personel akan rutin patroli, semoga ini bisa meredam potensi-potensi konflik yang ada,” tutupnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *