Dua Warga Desa Air Mesu Luka Parah Dibacok, Pelaku Diamankan Polisi

Pelaku pembacokan saat diamankan polisi. Foto: Ryan

WARTABANGKA.ID, PANGKALAN BARU – Ani (50) dan M. Arif (55), warga Desa Air Mesu, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) alami luka parah, setelah dibacok BD (43) pada Selasa, (21/5) sekira pukul 10.00 Wib.

Perlu diketahui, kejadian pembacokan ini terjadi di Gang Sirih RT 02 Desa Air Mesu. Mirisnya, korban dan pelaku masih merupakan rumpun satu keluarga.

Kapolsek Pangkalan Baru, Iptu Taufan Arif Nugroho saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Perihal informasi tersebut benar adanya, kemudian untuk kronologis kejadian, motif, identitas dan data lengkapnya silakan koordinasi dengan kanit reskrim, sedangkan untuk pelaku sudah diamankan,” ucap Iptu Taufan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Baru, Ipda Heriadi mengatakan, kejadian bermula dari pelaku merasa tersinggung dengan ucapan dan perilaku korban.

“Menurut keterangan dari pelaku, korban Ani, ada mencuri buah duku milik pelaku, sehingga pada hari Selasa (21/5, sekira pukul 10.00 Wib, pelaku melihat dan menghampiri korban sedang duduk di depan rumahnya di Gang Sirih, Desa Mesu Timur,” ujarnya.

“Seketika pelaku langsung emosi dan mengayunkan parangnya ke arah korban yang mengenai wajah sebelah kiri korban,” tambahnya.

Sedangkan korban Arif bermaksud melerai korban dan pelaku, namun pelaku langsung menyerang korban Arif dengan cara mengayunkan parangnya ke arah korban Arif yang mengenai tangan sebelah kiri, sehingga korban mengalami luka bacok di bagian tangan sebelah kiri.

“Selanjutnya pelaku diamankan di Polsek Pangkalan Baru dan korban dilarikan ke Rumah Sakit Siloam untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkapnya.

“Adapun barang bukti yang diamankan yakni 1 buah jaket warna coklat, 1 buah singlet atau kaos dalam, 1 buah celana panjang, 1 buah serbet warna putih bergaris biru, 1 buah parang dan pakaian korban Arif,” tutupnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *