Heboh Soal Suara Gemuruh dan Getaran di Desa Air Lintang Tempilang, Begini Penjelasan BMKG

Foto: IST/Net

WARTABANGKA.ID, MENTOK – Masyarakat Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat dihebohkan dengan adanya suara gemuruh dan getaran. Suara tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 08.00 Wib, Rabu (15/5).

Kepala Desa Air Lintang Ardian membenarkan kejadian yang baru pertama kali terjadi di wilayah tersebut.

“Benar ada suara gemuruh dan getaran tadi sekitar pukul 08.00 WIB dan suara itu juga terdengar sampai ke Desa Simpang Yul dan sekitarnya,” kata Ardian.

Dijelaskan Ardian, saat peristiwa itu terjadi, warga setempat dibuat panik sehingga berhamburan keluar rumah untuk mencari tahu dimana asalnya suara misterius tersebut.

“Masyarakat heboh dan keluar dari rumah masing-masing, sambil bertanya-tanya suara apa, dan dari mana sumbernya? Karena seumur hidup baru kali ini kami mendengar suara gemuruh yang sangat besar,” katanya.

Akan tetapi, sejauh ini warga setempat belum ada laporan terkait kerusakan rumah yang diakibatkan dari getaran misterius yang menggegerkan masyarakat sekitar.

“Getaran dibangunan terasa, tapi belum ada laporan mengenai keretakan di rumah ataupun halaman rumah warga sampai saat ini,” ujarnya.

Untuk itu, Ardian mengimbau kepada masyarakat Tempilang untuk jangan panik dan tidak menyebarkan berita hoaks.

“Kami imbau masyarakat jangan panik terlebih dahulu, dan jangan menyebarkan berita hoaks. Jika memang benar ada gempa, yang terpenting adalah selalu waspada,” imbau Ardian.

Sementara, Ketua Tim Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Depati Amir Pangkalpinang Kurniaji mengatakan, suara itu terjadi bukan dikarenakan adanya gempa bumi atau aktivitas seismik.

“Berdasarkan informasi dari hasil analisa Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Pusat, tidak ada gempa yang tercatat di wilayah Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat atau secara umum di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Rabu 15 Mei 2024 sekitar pukul 08.00 WIB seperti yang ramai diberitakan,” jelas Kurniaji.

Dirinya menambahkan, pihaknya masih mencari tahu terkait sumber suara tersebut. Namun, ia memastikan suara dan getaran tersebut bukan berasal dari aktivitas seismik.

“Itu bisa saja disebabkan oleh faktor lain selain aktivitas seismik di daratan atau wilayah perairan sekitar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tukasnya. ( IBB/* )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *