WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pertanian, Perikanan, Pangan (DPPP) bersama Bulog Provinsi Bangka Belitung disambut antusias warga.
Bahkan, beras yang semula 7 ton ditambah 1 ton dengan total sebanyak 8 ton langsung diserbu warga yang rela antre panjang guna mendapatkan beras pada operasi GPM yang digelar di kawasan pantai Laut Nek Aji Toboali, Rabu (6/3).
Plt Kepala DPPP Basel Risvandika mengatakan, tingginya antusias masyarakat yang luar biasa pada operasi gerakan pangan murah ini. Beras sebanyak 8 ton langsung ludes terjual dalam waktu kurang lebih 1 jam.
“Kami juga tidak menyangka antusias masyarakat begitu banyak, bahkan rela antre untuk mengikuti operasi gerakan pangan murah ini. Walaupun sebelumnya kami dari dinas pertanian, pangan, perikanan juga telah mendapat tambahan dari bulog yang semula 7 ton menjadi 8 ton,” kata Risvandika, Rabu (6/3).
Ia mengatakan, operasi pangan murah kali ini seharusnya diprioritaskan untuk masyarakat di 3 kelurahan Toboali. Namun, pihaknya juga mendapati warga dari luar Toboali sehingga jatah yang semulanya perorang mendapat 10 kg dikurangi menjadi 5 kg.
“Jadi, jatah beras itu semulanya memang satu orang itu 10 kg dan diprioritaskan undangan itu untuk masyarakat di 3 kelurahan Toboali, ternyata yang datang bukan hanya warga Toboali melainkan dari luar juga ada sehingga kami langsung mengurangi jatah dari 10 kg menjadi 5 kg ini dilakukan agar semuanya bisa kebagian,” ujarnya.
Kendati demikian, Risvandika menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat yang tidak kebagian beras pada operasi ini. Dirinya, juga memastikan akan kembali menggelar kegiatan serupa dengan jumlah beras yang lebih besar.
“Kami meminta maaf apabila masih ada masyarakat yang belum kebagian karena memang masyarakat membludak. Mungkin dalam waktu operasi pangan murah untuk beras ini akan kembali di gelar tetapi kita masih perlu berkoordinasi kembali dengan Bulog provinsi terkait stok yang ada,” pungkasnya. (Ang)












