WARTABANGKA.ID, TOBOALI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mulai melakukan pengintegrasian aplikasi Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswaskeudes) dan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) berbasis online. Penggunaan aplikasi tersebut dilakukan guna mempermudah pengawasan pengelolaan dan keuangan dana yang ada di desa.
Kepala Bidang (Kabid) E-government Diskominfo Basel, Metriyopi mengatakan berkat kolaborasi tiga dinas yang ada di lingkungan Pemkab Basel, saat ini sistem pengawasan Siswaskeudes dan Siskeudes berhasil diintegrasikan.
Kemudian menurut dia, atas keberhasilan itu, kerja Inspektorat akan jauh lebih efisien dari sisi biaya, tenaga maupun waktu. Karena data keuangan dari seluruh desa di Basel dapat diakses dengan mudah.
“Pengintegrasian aplikasi ini dapat menghemat anggaran puluhan juta. Dan juga bisa membuat Inspektorat tanpa harus turun ke lima puluh desa yang ada di wilayah Kabupaten Bangka Selatan untuk melakukan pengawasan dana desa,” kata pria yang akrab disapa Yopek, Senin (26/2).
Ia menjelaskan, pengintegrasian siskeudes dan siswaskeudes secara tidak langsung juga dinilai dapat meningkatkan poin penilaian kinerja Pemkab Basel dalam MCP yang dilakukan oleh KPK RI. Begitu pula terhadap penilaian yang dilakukan oleh Kemenpan RB dan Kementrian Kominfo terhadap penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Bangka Selatan.
“Selanjutnya untuk pengoperasian sistem yang sudah terintegrasi ini, kita berkolaborasi tim, diantaranya Dinas PMD, Dinas Kominfo dan Inspektorat agar pengintegrasian ini semakin kita optimalkan kedepannya,” pungkasnya. (Ang)












