WARTABANGKA.ID, AIRGEGAS – Diguyur hujan deras selama kurang lebih 2 jam, ruas jalan raya Desa Airgegas, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terendam banjir, Rabu (10/1).
Ruas jalan raya Pangkalpinang menuju Toboali itu terendam banjir setinggi lutut orang dewasa dengan sepanjang kurang lebih 100 meter. Selain merendam ruas jalan tersebut, ternyata permukiman di sekitar desa itu juga turut terendam banjir.
Kepala Desa Airgegas, Masri mengatakan hujan dengan intensitas tinggi terjadi sekitar 2 jam sejak pukul 13.30 WIB. Namun, setelah reda ternyata ada laporan dari masyarakat terjadi banjir di permukiman warga dan jalan raya.
“Jadi setelah hujan reda dua kawasan di sini (Desa Airgegas-red) terendam air akibat Sungai Air Sabut meluap. Hal itu dikarenakan tak mampunya drainase menampung debit air,” kata
Ia mengatakan, setidaknya terdapat lima rumah terendam banjir. Sementara untuk ruas jalan yang digenangi air sepanjang 100 meter dengan ketinggian sampai selutut orang dewasa.
“Banjir disini memang musiman, dan kali ini memang yang terparah sejak beberapa tahun terakhir,” ujarnya.
Ia mengatakan, terkait permasalahan tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemda setempat untuk bisa melakukan tindak lanjut, agar jalan tersebut dilakukan peninggian supaya tak banjir ketika hujan.
“Jadi memang selain saluran Sungai Air Sabut yang kecil, jalan tersebut juga berada di dataran rendah dan dikelilingi rawa. Harapan mudah-mudahan dinas terkait bisa menangani agar tidak terjadi lagi dan diantisipasi dengan pembangunan plat duiker. Setidaknya bisa mengatasi banjir,” katanya.
Ia mengatakan, guna mengatur lalu lintas pada kendaraan yang melintas, dirinya bersama warga dan aparat kepolisian telah bersiaga di sepanjang jalan yang terendam banjir.
“Biasanya air menyusut sekitar empat sampai lima jam. Jadi kita masih bersiaga. Kami juga menghimbau bagi pengendara yang akan melintas untuk berhati-hati saat akan melintas di kawasan ini karena air masih tinggi,” pungkasnya. (Ang)












