Dorong Penanganan Penanggulangan Bencana, Ketua DPRD Temui Dirjen Kemendagri

WARTABANGKA.ID, JAKARTA – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi, melanjutkan lawatannya ke Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana Kebakaran Kementerian Dalam Negeri RI, untuk berkonsultasi terkait penerapan standar pelayanan minimal tanggap darurat bencana, Jumat (8/12).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Bangka Belitung ini menyampaikan, maksud dan tujuan untuk melakukan konsultasi adalah sebagai upaya preventif dalam menanggulangi bencana, terlebih pada masa pancaroba.

Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri menjelaskan, secara umum perbedaannya dengan BNPB, Kemendagri RI ini fokusnya pada pengawasan dan pembinaaan bersifat umum saja, namun untuk BNPB lebih kepada teknisnya.

“Kami lebih kepada regulasi dan kebijakan-kebijakan pemda apakah sudah selaras dengan penanggulangan bencana serta aspek perencanaan penganggaran,” ungkapnya.

Kemendagri melalui Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran juga akan mengawal supaya penangan bencana ini mendapatkan penganggaran yang memadai, karena bencana sudah menjadi urusan wajib pelayanan dasar.

“Sama seperti pelayanan kesehatan, penanggulangan bencana dan kebakaran sudah menjadi urusan wajib,” tambahnya.

Untuk itu kemendagri akan terus mendorong pemerintah daerah agar memiliki perda, pergub, perbup ataupun perwako terkait penanggulangan bencana.

“Kami mendukung untuk Pemda memaksimalkan standar pelayanan minimalnya, tapi SPM bencana dan kebakaran ini adanya di kabupaten kota. Ada tiga pelayanan yang wajib dilakukan oleh pemda. Pertama layanan informasi rawan bencana, kedua pelayanan pencegahan kesiapsiagaan, ketiga pelayanan penyelamatan evakuasi,” jelasnya.

“Terimakasih atas kesempatannya sudah diterima dengan baik, pada kesempatan ini kami ingin berkonsultasi terkait standar pelayanan minimal yang harus kami siapkan untuk tanggap darurat bencana, mengingat saat ini sedang musim pancaroba,” ujarnya

Lebih lanjut politisi PDI Perjuangan ini juga menyampaikan, bahwa kondisi di Bangka Belitung saat ini rawan dengan bencana banjir dan kebakaran.

“Apalagi sekarang ini sudah masuk musim penghujan dan banjir sudah menjadi langganan di kabupaten/kota. Tentunya ini bukan saja menjadi masalah pemerintah Kabupaten/Kota dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tukasnya. (*/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *